Beranda Daerah Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat 50 persen, Mayoritas Dari Kalangan Pelajar dan Mahasiswa

Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat 50 persen, Mayoritas Dari Kalangan Pelajar dan Mahasiswa

295
0
Ket foto : Plh Sekda Barito Utara Jufriansyah bersama Kadis Perhubungan Barito Utara dan pejabat lainnya saat zoom meeting bersama Kadis Perhubungan Provinsi Kalteng saat kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas tingkat SLTA/Sederajat dan mahasiswa se Kalimantan Tengah, di gedung Balai Antang Muara Teweh, Kamis 19 Oktober 2023.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy mengatakan, meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas diakibatkan human error. Dan dalam kecelakaan ini mayoritas dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Keselamatan dan keamanan berlalu lintas merupakan salah satu prinsip dasar penyelenggaraan transportasi organization yang sudah mempublikasikan kepada kita bahwa kematian akibat kecelakaan di jalan sudah diperlakukan sebagai salah satu penyakit tidak menular dengan kontribusi yang besar terhadap jumlah kematian,” kata Kadis Perhubungan Kalteng Yulindra Dedy melalui Zoom Meeting, Kamis 19 Oktober 2023.

Diungkapkannya, kalau kita melihat data yang sudah dirilis oleh kepolisian Republik Indonesia pada tahun 2019 bahwa angka kematian akibat kecelakaan ini mencapai angka 20.000.671 jiwa. Atau dengan rata-rata 3 orang meninggal dunia di jalan dalam satu jam akibat kecelakaan lalu lintas.

Selain itu juga, kata dia, berdasarkan data kecelakaan dari ditlantas Polda untuk wilayah Kalimantan Tengah jumlah kejadian kecelakaan pada tahun 2020 itu terjadi sebanyak 724 kejadian kecelakaan dan kemudian meningkat pada tahun 2022 mengalami kenaikan di angka 28,22 persen atau menjadi 936 kejadian dengan total korban meninggal dunia akibat kecelakaan di tahun 2020 itu sebanyak kurang lebih 286 korban jiwa dan meningkat di tahun 2022 sebesar 3,76 persen menjadi 31 korban jiwa.

“Dari data yang ada tersebut setelah kita inventarisir sedemikian rupa mayoritas korban kecelakaan itu berprofesi sebagai pelajar dan mahasiswa sebanyak kurang lebih 47 persen dari seluruh kejadian kecelakaan,” ujarnya.

Maka dari itu, dalam kesempatan yang baik ini provinsi bersinergi dengan kabupaten kota serta seluruh stakeholder terkait penanganan masalah transportasi dan angkutan yang ada wilayah Kalteng bersepakat untuk mengajak masyarakat sebagai pelaku berlalu lintas agar dapat terhindar dari resiko terjadinya kecelakaan dan turut serta bersama-sama menurunkan tingkat fatalitas korban akibat terjadinya kecelakaan lalu lintas.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini