Beranda Kabar Daerah Ketua DPW PPNI Kalteng Ajak Perawat Bersatu dan Tingkatkan Profesionalisme pada Musda...

Ketua DPW PPNI Kalteng Ajak Perawat Bersatu dan Tingkatkan Profesionalisme pada Musda III PPNI Barut

2
0
Ketua DPW PPNI Provinsi Kalteng Adhi Praditha foto bersama peserta Musda PPNI III usai membuka kegiatan, di aula SMPN 1 Muara Teweh, Sabtu 18 April 2026.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Kalimantan Tengah, Adhi Praditha, memberikan motivasi kuat kepada para perawat saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) III PPNI Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 di Aula SMPN 1 Muara Teweh, Sabtu 18 April 2026.

Adhi menekankan bahwa tema Musda tahun ini, “Perawat Bersatu, Harmoni dalam Pelayanan, Mendukung Barito Utara Sehat Menuju Indonesia Emas 2045,” bukan sekadar slogan, melainkan visi besar yang harus diwujudkan bersama.

“Tema ini adalah panggilan bagi kita semua untuk memperkuat persatuan, membangun harmoni, dan menjadikan organisasi PPNI semakin solid di tengah tantangan profesi yang semakin kompleks,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa saat ini dunia kesehatan menghadapi tantangan besar, mulai dari tuntutan efisiensi hingga meningkatnya kebutuhan pelayanan masyarakat. Namun demikian, ia menegaskan bahwa kekuatan organisasi terletak pada kebersamaan dan komitmen seluruh anggotanya.

“PPNI adalah organisasi besar dengan anggota yang tersebar luas. Kuncinya adalah bagaimana kita bersatu melalui kepemimpinan yang kuat dan komitmen bersama,” tegasnya.

Adhi juga mengingatkan pentingnya pengelolaan organisasi yang baik, termasuk dalam hal pemanfaatan sumber daya dan iuran anggota sebagai penopang utama kegiatan organisasi.

“Iuran anggota adalah tulang punggung organisasi. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana kita mengelolanya dengan tepat agar memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perawat memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dan harus mampu berdiri sejajar dengan tenaga kesehatan lainnya.

“Perawat harus sejajar dengan profesi lain, baik dalam profesionalisme, kompetensi, maupun kontribusi. Kuncinya adalah kepercayaan diri, peningkatan kapasitas, dan keberanian untuk menunjukkan kemampuan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh perawat untuk tidak hanya menjadi penonton dalam organisasi, tetapi aktif mengambil peran sebagai pelaku perubahan.

“Jangan hanya jadi penonton, jadilah pemain. Memang ada resiko, tetapi disitulah nilai perjuangan. Organisasi ini harus hadir dan memberikan solusi nyata, bukan hanya sekadar simbol,” tegasnya.

Adhi juga mengajak seluruh perawat di Barito Utara untuk terus bersatu dan meningkatkan profesionalisme demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik. “Mari kita buktikan bahwa tema yang kita usung hari ini bukan hanya kata-kata, tetapi benar-benar kita wujudkan dalam kerja nyata,” pungkasnya.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini