
FAKTA5, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menegaskan bahwa evaluasi 100 hari program kerja Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi, koreksi, serta penguatan kinerja pemerintahan agar program pembangunan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati Barito Utara, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, staf ahli bupati, para asisten, kepala perangkat daerah, direktur RSUD Muara Teweh, jajaran Perusda dan PDAM, para camat se-Kabupaten Barito Utara, seluruh kepala bagian Setda, insan pers, serta seluruh undangan yang hadir.
“Perubahan besar sering kali dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan penuh tanggung jawab. Melalui trilogi bekerja keras, bergerak cepat, dan bertindak tepat, kita telah mengarah pada perubahan positif yang mulai dirasakan dalam 100 hari program kerja ini,” ujar Bupati dalam kegiatan Evaluasi 100 Hari Program Kerja Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara yang dilaksanakan di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu 11 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa evaluasi tersebut bukan semata-mata untuk menilai capaian, namun juga sebagai bahan refleksi dan perbaikan agar pelaksanaan program ke depan semakin optimal dalam mewujudkan Kabupaten Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan, serta merealisasikan 11 program unggulan dan 12 program prioritas.
Bupati menekankan bahwa pelaksanaan program unggulan dan prioritas harus dilakukan secara terintegrasi, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antar seluruh perangkat daerah, keterlibatan masyarakat, serta pengawasan dan evaluasi secara berkala.
“Saya mengingatkan seluruh perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk terus bahu-membahu mewujudkan visi dan misi yang telah kita bangun bersama, dengan menjadikan 11 program unggulan dan 12 program prioritas sebagai pedoman kerja,” tegasnya.
Bupati juga memaparkan sejumlah program yang telah berjalan dan dampaknya telah dirasakan langsung oleh masyarakat, di antaranya masuknya aliran listrik ke daerah-daerah terpencil, penyaluran bantuan pendidikan berupa perlengkapan sekolah, progres pembangunan Jembatan Sikan, Lemo, dan Lahei, bantuan alat berat dan kendaraan, serta penyediaan alat kesehatan.
Dalam 100 hari kerja, berbagai capaian berhasil diraih, meliputi percepatan pembangunan infrastruktur dasar seperti perbaikan dan peningkatan jalan, jaringan air bersih, serta penyediaan listrik bagi desa terpencil.
Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan terus dilakukan melalui bantuan perlengkapan sekolah dan alat kesehatan, peningkatan layanan publik, serta penguatan sektor ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM, pertanian, dan pariwisata.
Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus segera diatasi, seperti rendahnya penyerapan anggaran, perlunya peningkatan koordinasi antar OPD, serta hambatan dalam percepatan realisasi program di lapangan.
“Evaluasi ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki kinerja, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan akuntabilitas. Dengan kerja sama yang solid dan sinergis, saya yakin seluruh program dapat berjalan lebih baik,” katanya.
Bupati juga mengajak masyarakat Barito Utara untuk berpartisipasi aktif memberikan masukan, kritik, dan saran yang konstruktif, agar seluruh program kerja pemerintah benar-benar mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat.(FK)