Beranda Politik Kabupaten Barito Utara Raih Juara Umum Pada MTQH Tingkat Kalteng, Jadikan Kemenangan...

Kabupaten Barito Utara Raih Juara Umum Pada MTQH Tingkat Kalteng, Jadikan Kemenangan Untuk Memperkuat Pembinaan

49
0
Anggota DPRD Barito Utara, H Parmana Setiawan

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Hasil mengejutkan didapatkan oleh Kabupaten Barito Utara pada Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Dimana Kabupaten Barito Utara menempati posisi Juara Umum Terbaik 1  pada pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dengan perolehan  358 poin (Terbaik I), Kabupaten Kotawaringin Timur – 333 poin (Terbaik II), Kabupaten Murung Raya – 237 poin (Terbaik III), Kabupaten Katingan – 201 poin (Terbaik IV), Kabupaten Kotawaringin Barat – 172 poin (Terbaik V).

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Barito Utara, H Parmana Setiawan menegaskan, agar Kabupaten Barito Utara tidak terlena dengan kemenangan yang diraih.

“Perlu saya tegaskan bahwa dengan perolehan hasil demikian kita jangan cepat puas, namun hal ini menjadikan dasar pemikiran yang serius, agar tidak terlena dalam menyikapi hal tersebut, sebab mempertahankan lebih sulit daripada memperjuangkan,” jelasnya.

Menurutnya, memang wajar dan harus jujur melihat bahwa hasil ini sangat memuaskan dan membahagiakan. Tetapi ini bukan akhir. Ini menjadi titik balik untuk kita tetap selalu melakukan pembenahan dan lebih semangat berusaha dan berdoa.

“Jangan henti- hentinya dimulai dari pembinaan qori–qoriah hingga sistem seleksi. Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses panjang dan pola pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

MTQ bukan sekadar kompetisi. Ini adalah bagian dari syiar Islam, sekaligus cerminan kualitas pembinaan umat di daerah. “Karena itu, saya minta seluruh pihak Kemenag, LPTQ, para pelatih dan pengurus kecamatan bersatu memperkuat pelatihan,” terang anggota komisi III ini.

Untuk Pemkab Barito Utara, lanjut dia, teruslah melakukan evaluasi menyeluruh serta memperkuat dukungan anggaran dan pelatihan. “Tahun depan kita harus tetap mengulang dengan perolehan hasil yang sama dan bahkan lebih baik dari yang sekarang,” ungkapnya.

Pemerintah daerah harus lebih memperkuat fasilitas pelatihan, memastikan pembinaan berjalan sepanjang tahun, dan melakukan seleksi yang lebih ketat dan profesional. “Berprestasi akan kembali ke jalur. Kemenangan adalah cambuk, menjadi alarm kuat  untuk bertahan dan bangkit lebih kuat,” pungkasnya.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini