Beranda Politik Raih Juara Umum, Teweh Baru Bukti Nyata Komitmen Lestarikan Budaya Lokal

Raih Juara Umum, Teweh Baru Bukti Nyata Komitmen Lestarikan Budaya Lokal

65
0
Anggota DPRD Barito Utara, H Taufik Nugraha.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Keberhasilan Kecamatan Teweh Baru mempertahankan gelar juara umum untuk kedua kalinya berturut-turut dalam ajang Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan (FBIMBT) 2025 mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha.

Taufik Nugraha menyebut kemenangan ini bukan hanya tentang kompetisi, namun juga menggambarkan keseriusan dan kecintaan warga Teweh Baru terhadap budaya lokal.

“Kemenangan Teweh Baru bukan semata karena kemampuan teknis para peserta, tapi juga karena adanya kesadaran kolektif untuk menjaga dan melestarikan budaya. Ini adalah bentuk nyata komitmen dan kebersamaan masyarakat,” ujar Taufik Nugraha, Sabtu 13 September 2025.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kontingen Teweh Baru yang telah menunjukkan konsistensi dan semangat luar biasa dalam mengikuti festival tahunan kebanggaan masyarakat Barito Utara tersebut.

Festival yang digelar di Arena Tiara Batara, Muara Teweh, ini ditutup secara resmi oleh Sekda Barito Utara, Drs Muhlis, mewakili Pj Bupati Indra Gunawan, pada Jumat malam 12 September 2025.

Sebelumnya, Pj Bupati menegaskan bahwa FBIMBT adalah ruang strategis untuk menghidupkan kembali kearifan lokal dan memperkuat jati diri daerah.

Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang festival menerima 206 buah piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan, dengan total peserta sebanyak 820 orang dari 9 kecamatan.

Taufik Nugraha juga menekankan pentingnya dukungan lintas sektor untuk memperkuat pelestarian budaya ke depan.

“DPRD, khususnya Fraksi PDI Perjuangan, akan terus mendorong pemerintah daerah agar program pelestarian budaya mendapatkan perhatian lebih, baik dari sisi anggaran maupun kebijakan strategis,” jelasnya.

Ia berharap semangat Festival Budaya IMBT bisa menjadi motor penggerak bagi generasi muda agar lebih mengenal, mencintai, dan mempromosikan budaya daerah, terutama di tengah tantangan globalisasi.

“Budaya adalah identitas. Tanpa budaya, kita kehilangan arah. Maka prestasi ini harus dijadikan pemantik semangat di semua kecamatan, bukan hanya untuk menang, tapi untuk menjaga warisan leluhur,” tegas H. Taufik Nugraha.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini