Beranda Kabar Daerah Bendera Merah Putih Kiriman Pusat Dikibarkan, Ini Amanah Negara yang Harus Dijalankan...

Bendera Merah Putih Kiriman Pusat Dikibarkan, Ini Amanah Negara yang Harus Dijalankan dengan Khidmat

109
0
Pembawa baki bendera Merah Putih, Putih Naysha Almayroh siswi SMAN 1 Muara Teweh yang merupakan siswi dari SMAN 1 Muara Teweh saat akan mengambil bendera merah putih di panggung utama, Minggu 17 Agustus 2025.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan HUT ke 80 Republik Indonesia, Minggu 17 Agustus 2025 berlangsung penuh khidmat di Kabupaten Barito Utara. Namun ada hal istimewa tahun ini, bendera yang dikibarkan merupakan bendera resmi kiriman dari pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi usai pelaksanaan upacara pengibaran bendera di Arena Tiara Batara Muara Teweh.

Menurut Rayadi, pengibaran bendera bukan hanya sekedar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari tanggung jawab kebangsaan yang harus dijalankan oleh seluruh elemen bangsa, dari pusat hingga ke pelosok desa.

“Pengibaran bendera hari ini bukan hanya seremonial, tetapi juga bentuk nyata dari komitmen kebangsaan. Untuk Barito Utara, ini sekaligus menjadi simbol pengemban amanah dari pusat, karena bendera yang dikibarkan tadi adalah kiriman langsung dari Jakarta,” ujar Rayadi.

Bendera tersebut, lanjut Rayadi, dikirim satu set lengkap, terdiri dari bendera, kotak penyimpanan, baki, serta disertai pesan tertulis dari pusat mengenai pentingnya menjaga, merawat, dan mengibarkan Sang Merah Putih dengan penuh kehormatan.

“Dalam paket kiriman itu, bukan hanya peralatan fisik, tetapi juga pesan moral yang sangat dalam, bahwa menjaga dan mengibarkan bendera adalah kewajiban bersama sebagai warga negara. Ini menjadi pengingat agar semangat nasionalisme tetap hidup dan menyala, terutama di daerah-daerah,” tambahnya.

Upacara pengibaran berlangsung lancar, dipimpin langsung oleh Pj Bupati Barito Utara Indra Gunawan, serta diikuti oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Forkopimda, anggota DPRD, ASN, pelajar, organisasi masyarakat, dan para tokoh daerah. Momentum ini juga dijadikan refleksi untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan dalam pembangunan daerah.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini