
FAKTA5, MUARA TEWEH – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Syahmiludin A Surapati menjelaskan, bahwa upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor kunci dan penentu bagi keberhasilan dan percepatan pembangunan.
Potensi SDA yang kaya dan melimpah memang merupakan suatu berkah sebagai modal dasar bagi pembangunan. Kekayaan SDA itu, akan bisa optimal bila didukung oleh kualitas SDM yang baik, berkompeten dan memiliki kemampuan untuk memanfaatkannya dalam upaya mewujudkan pembangunan yang bisa meningkatkan taraf hidup, kesejahteraan, peningkatan ekonomi masyarakat, pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur hingga kebutuhan dasar manusia yang tercukupi secara berkeadilan dan berkelanjutan.
“Untuk mencapai hal itu semua tidak terlepas dari investasi kualitas SDM yang handal dan berkompeten untuk mewujudkan nya sesuai cita-cita mulia Proklamasi Kemerdekaan RI yang kita cintai,” Selasa 2 Juli 2024.
Ia juga mengatakan, perhatian dalam bidang pendidikan mutlak harus kita tempatkan sebagai program prioritas yang sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur. Investasi pendidihan SDM memang tidak bisa langsung terlihat hasilnya karena berproses dan waktu yang panjang baru bisa kita panen hasil dan manfaatnya.
“Beda kalau dengan pembangunan fisik infrastruktur yang dalam waktu segera terlihat hasilnya. Ibarat membangun, pendidikan itu adalah pondasi awalnya. Bila sudah terbentuk baik dan kokoh, tentunya bisa dipastikan pembangunan di atasnya juga akan kuat dan tidak mudah roboh,” ucap mantan Kepala Dinas Pertanian ini.
Jadi kita akan sangat bangga dan bersyukur karena mereka juga menunjukkan kepedulian dan pentingnya pendidikan sebagai prioritas utama mereka. Khusus untuk tim yang mengatasnamakan bakal calon kepala daerah Barito Utara hendaknya kita terima dengan baik atas niat baik mereka sepanjang belum masuk dalam tahapan jadwal Pemilukada yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Barito Utara.
“Bila sudah masuk tentunya ada batasan, aturan dan rambu-rambu yang harus diperhatikan bersama agar keberadaan unsur ASN bisa tetap sesuai arahan pimpinan untuk bersikap netral, profesional dan berintegritas agar tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis,” pungkasnya.(FK)





