Beranda Kabar Daerah BKKBN Kalteng Launching Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia Juang Kencana Di Barito...

BKKBN Kalteng Launching Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia Juang Kencana Di Barito Utara

208
0
Ket foto : BKKBN Perwakilan Provinsi Kalteng melaksanakan rapat dalam rangka kunjungan kerja Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng di Barito Utara, dengan melaksanakan launching sekolah lansia Bina Keluarga Lansia (BKL) Juang Kencana Kecamatan Teweh Tengah, di aula Setda lantai I, Rabu 21 Februari 2024.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan rapat dalam rangka kunjungan kerja Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng di Kabupaten Barito Utara.

Dalam kunjungan tersebut, perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng di Kabupaten Barito Utara launching sekolah lansia Bina Keluarga Lansia (BKL) Juang Kencana Kecamatan Teweh Tengah, di aula Setda lantai I, Rabu 21 Februari 2024.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng yang juga Ketua Tim Kerja K2PS, Uwanfrid SH, Kepala Disdalduk KB P3A Barito Utara Silas Patiung dan jajaran, Kader dan Anggota Bina Keluarga Lansia (BKL) “Juang Kencana” Desa Luwe Hilir Kecamatan Lahei Barat dan undangan lainnya.

“Perubahan struktur umur penduduk Indonesia mendorong terjadinya proses penuaan yang tercermin dari meningkatnya jumlah dan proporsi lanjut usia (lansia). Data tahun 2022 menunjukkan bahwa persentase penduduk lanjut usia mencapai 10,48 persen atau 28,9 juta orang,” kata Ketua Tim Kerja K2PS, Uwanfrid SH mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng pada rapat tersebut.

Sementara, kata dia, persentase rumah tangga yang memiliki setidaknya satu orang lanjut usia di di Kalimantan Tengah adalah 21,24 persen. Artinya, dua di antara lima rumah tangga di Kalimantan Tengah merupakan rumah tangga lanjut usia (BPS Susenas, 2022).

Seperti kita ketahui bersama jelasnya, ada berbagai program kelanjutusiaan yang dijalankan oleh Kementerian atau Lembaga dan mitra kerja yang berada di dalam komunitas, diantaranya adalah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) melalui kelompok kegiatan Bina Keluarga Lansia (BKL).

Kemudian, Kementerian Kesehatan melalui kegiatan Posyandu Lansia, Kementerian Sosial melalui Pusat Santunan Keluarga (PUSAKA) dan Sekolah Lansia yang dikelola oleh Universitas Respati Indonesia (Urindo) dan Indonesia Ramah Lansia (IRL).

“Keempat program tersebut memiliki tujuan yang sama dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan Lansia menjadi Lansia yang sehat, aktif, mandiri, produktif dan bermartabat,” kata dia.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini