
FAKTA5, MUARA TEWEH – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Barito Utara menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan sosialisasi perizinan berusaha berbasis risiko tahun anggaran 2023 di salah satu aula Hotel kota Muara Teweh, Kamis 24 Agustus 2023.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Barito Utara yang telah bekerja keras dalam melaksanakan tugasnya sehingga dapat terselenggaranya kegiatan bimbingan teknis atau sosialisasi ini,” kata bupati dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Wabup Sugianto Panala Putra.
Dikatakannya, kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis ini merupakan rangkaian kegiatan penggunaan Dana Alokasi Khusus Non Fisik fasilitasi penanaman modal tahun anggaran 2023 yang terdiri dari kegiatan pengawasan penanaman modal, bimbingan teknis kepada pelaku usaha dan penyelesaian permasalahan dan hambatan yang dihadapi pelaku usaha.
Menurutnya, dalam kegiatan bimbingan teknis dan sosialisasi ini akan disampaikan berbagai hal tentang pengetahuan dan kesepahaman OPD teknis perizinan sesuai UU No 11 tahun 2020 tentang cipta kerja.
“Penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko melalui sistem online single submission (OSS) wajib dilaksanakan oleh para pelaku usaha, Kementerian, Lembaga dan Pemda yang persyaratannya berlaku sama di seluruh daerah,” kata Wabup.
“Saya berharap kepada semua peserta agar bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan sehingga dapat memahami secara baik materi yang disampaikan oleh para narasumber dan diharapkan akan memahami mekanisme dan proses perizinan berusaha saat ini,” pungkasnya.
Kepala Dinas PMPTSP Barito Utara Drs H Ardian mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan bimtek ini dalam rangka meningkatkan capaian realisasi penanaman modal di Provinsi dan Kabupaten/Kota. Meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam melaksanakan kegiatan usaha sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Serta meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai ketentuan pelaksanaan penanaman modal dan meningkatkan minat penanaman modal untuk melakukan penanaman modal di daerah. Dan kegiatan ini diikuti para pelaku usaha di Barito Utara (UMK dan non UMK sebanyak 120 peserta,” kata H Ardian.(FK)