
FAKTA5, MUARA TEWEH – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kelembagaan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar masyarakat melalui penerapan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Komitmen tersebut disampaikan menyusul keikutsertaan Tim Pembina Posyandu 6 SPM Kabupaten Barito Utara dalam Penilaian Wawancara Lomba Tim Pembina Posyandu Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual dari Aula Rumah Jabatan Bupati, Rabu 28 Oktober 2026 lalu.
Hj Maya Savitri Shalahuddin, Jumat 30 Oktober 2026 mengatakan, Posyandu saat ini memiliki peran strategis yang tidak hanya terbatas pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi wadah integrasi berbagai pelayanan dasar yang dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, penguatan Posyandu perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas kelembagaan, kualitas sumber daya manusia, serta sinergi lintas sektor agar enam bidang SPM dapat terlaksana secara optimal.
“Posyandu memiliki peran yang sangat penting sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Karena itu, kita berkomitmen untuk terus memperkuat kelembagaan, meningkatkan kapasitas kader, serta membangun sinergi lintas sektor agar pelayanan enam bidang SPM dapat berjalan secara terintegrasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hj Maya Savitri Shalahuddin.
Ia menjelaskan, enam bidang pelayanan dasar yang menjadi cakupan Posyandu 6 SPM meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, Trantibum Linmas (ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat) serta sosial.
Melalui integrasi enam bidang tersebut, Posyandu diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan masyarakat yang semakin dekat, mudah diakses, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan dasar masyarakat di lingkungan masing-masing.
Maya juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan para kader Posyandu. Sebagai ujung tombak pelayanan di tengah masyarakat, kader perlu mendapatkan pembinaan dan pendampingan secara berkesinambungan agar mampu menjalankan tugas sesuai dengan perkembangan kebijakan dan kebutuhan pelayanan dasar.
Ia berharap, keikutsertaan Kabupaten Barito Utara dalam penilaian tingkat provinsi tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengukur capaian, mengidentifikasi kekurangan, serta memperkuat inovasi dalam penyelenggaraan Posyandu 6 SPM.
“Yang paling penting bukan hanya mengikuti penilaian, tetapi bagaimana melalui proses ini kita dapat terus belajar, melakukan pembenahan, dan meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu. Harapan kita, masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pelayanan dasar yang terintegrasi,” tambahnya.
Tim Pembina Posyandu Kabupaten Barito Utara berharap melalui kegiatan tersebut koordinasi dan kolaborasi antar perangkat daerah semakin kuat, sehingga pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Dengan penguatan Posyandu 6 SPM, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berupaya menghadirkan pelayanan dasar yang semakin berkualitas, merata, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.(FK)





