
FAKTA5, MUARA TEWEH – Kembali digelarnya kegiatan Car Free Day (CFD) di Bundaran Buah, Jalan A. Pramuka, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Minggu 8 November 2026, membawa kabar gembira bagi masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Setelah hampir dua bulan aktivitas masyarakat di ruang terbuka terganggu akibat kabut asap, kini CFD kembali menjadi ruang publik yang tidak hanya dimanfaatkan untuk berolahraga dan rekreasi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk kembali menjalankan aktivitas usaha dan memperoleh penghasilan.
Salah seorang pelaku UMKM yang membuka lapak di CFD, Resty Tryas C., Lapak Nomor 89 dengan produk Makanan Sehat Gemoy, mengaku sangat terbantu dengan kembali dilaksanakannya kegiatan tersebut.
Menurutnya, selama CFD tidak dilaksanakan, pemasukan dari aktivitas berjualan mengalami penurunan. Karena itu, kembali hadirnya CFD menjadi kesempatan berharga bagi para pelaku usaha, khususnya ibu rumah tangga, untuk mendapatkan penghasilan tambahan guna membantu perekonomian keluarga.
“Menurut saya pribadi, kegiatan Car Free Day ini sangat membantu. Apalagi setelah hampir kurang lebih dua bulan kita tidak bisa ke mana-mana dan tidak ada aktivitas di luar rumah. Dengan adanya CFD ini tentu sangat membantu, khususnya bagi para pelaku UMKM,” ungkap Resty.
Ia mengatakan, keberadaan CFD memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk kembali berjualan dan memperkenalkan produk kepada masyarakat yang datang berkunjung.
“Jujur, kalau tidak ada CFD, pemasukan kami memang sangat berkurang. Sementara kami sebagai ibu rumah tangga juga berharap bisa memperoleh penghasilan tambahan untuk membantu perekonomian keluarga,” katanya.
Karena itu, Resty berharap CFD Muara Teweh dapat terus dilaksanakan setiap hari minggu, sehingga aktivitas usaha para pelaku UMKM bisa berjalan secara berkelanjutan.
“Harapan kami kegiatan CFD ini bisa terus dilaksanakan setiap minggu. Mudah-mudahan kabut asap tidak datang lagi, sehingga aktivitas masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, bisa terus berjalan. Kegiatan ini benar-benar sangat membantu kami dan keluarga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Barito Utara, M. Mastur menyampaikan Car Free Day memiliki banyak manfaat positif, tidak hanya sebagai sarana masyarakat untuk berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) untuk memperkenalkan serta memasarkan produk lokal.
“Kami sangat menyambut baik kembali dilaksanakannya Car Free Day di Muara Teweh. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin setiap hari Minggu, sehingga masyarakat memiliki ruang untuk berolahraga, berekreasi, sekaligus mendukung produk-produk lokal Barito Utara,” kata M. Mastur.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan CFD merupakan salah satu program dan inovasi Pemerintah Kabupaten Barito Utara di bawah arahan, petunjuk, dukungan dan motivasi Bupati Barito Utara bersama perangkat daerah dan pihak terkait lainnya.
” Semoga CFD dapat berjalan lancar, sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kembalinya CFD Muara Teweh diharapkan menjadi momentum kebangkitan aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi para pelaku usaha lokal untuk terus berkembang.(FK)





