Beranda Kabar Daerah Rayadi: Penguatan Soft Skill Jadi Benteng Generasi Muda Barito Utara Dari Bahaya...

Rayadi: Penguatan Soft Skill Jadi Benteng Generasi Muda Barito Utara Dari Bahaya Narkoba

7
0
Kaban Kesbangpol Barito Utara, Rayadi.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi menekankan pentingnya penguatan keterampilan hidup atau soft skill bagi generasi muda sebagai salah satu upaya mencegah penyalahgunaan narkoba.

Hal tersebut disampaikannya di Muara Teweh, Jumat 16 Oktober 2026 dalam pembahasan mengenai pelatihan bertema “Generasi Tangguh Bebas Narkoba: Membentengi Anak Muda dengan Soft Skill” yang melibatkan BNN Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Menurut Rayadi, upaya pencegahan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui larangan dan penyampaian informasi mengenai bahaya narkotika. Generasi muda juga perlu dibekali kemampuan untuk menghadapi tekanan, menyelesaikan persoalan, membangun komunikasi yang sehat, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Ia menilai keterampilan tersebut penting karena anak muda menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pengaruh lingkungan pertemanan, tekanan sosial, dan berbagai persoalan yang dapat mempengaruhi perilaku mereka.

“Generasi muda perlu dibekali kemampuan untuk menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Tidak hanya mengetahui bahaya narkoba, tetapi juga mampu mengelola tekanan, menyelesaikan masalah, dan mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi situasi berisiko,” demikian pesan yang dapat menjadi fokus pernyataan Rayadi.

Ia menjelaskan, kemampuan mengelola emosi, berpikir kritis, berkomunikasi, dan menolak ajakan negatif merupakan bagian dari keterampilan hidup yang perlu dikembangkan sejak dini.

Dengan bekal tersebut, generasi muda diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, mengenali risiko di lingkungan sekitarnya, serta memilih kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masa depan mereka.

Rayadi juga menegaskan bahwa membangun generasi tangguh dan bebas narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Keluarga, sekolah, komunitas, pemerintah, serta lingkungan pertemanan harus berperan dalam menciptakan ruang yang aman dan mendukung perkembangan anak muda.

Menurutnya, keluarga menjadi lingkungan pertama dalam membentuk karakter dan kebiasaan anak, sedangkan sekolah dan komunitas dapat memperkuat pendidikan karakter, keterampilan sosial, serta kegiatan positif bagi generasi muda.

Ia berharap kolaborasi antara BNNP Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam upaya pencegahan narkoba dapat terus diperkuat melalui edukasi dan program yang menyentuh kebutuhan generasi muda.

Melalui penguatan soft skill, Rayadi berharap anak muda di Barito Utara tidak hanya memahami dampak buruk narkoba, tetapi juga memiliki ketahanan diri, keberanian mengambil keputusan yang benar, dan kemampuan menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya generasi muda Barito Utara yang sehat, berkarakter, produktif, serta mampu berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini