Beranda Kabar Daerah Radar Merupakan Instrumen Penting Dalam Sistem Observasi Atmosfer dan Peringatan Dini Cuaca

Radar Merupakan Instrumen Penting Dalam Sistem Observasi Atmosfer dan Peringatan Dini Cuaca

28
0
Mewakili Kepala BMKG Pusat, Michael Andreas Puroadi sampaikan sambutan saat meresmikan dan mengoperasikan Radar Cuaca C-Band Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Senin 10 Agustus 2026.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Jajaran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat, Michael Andreas Puroadi menyampaikan, bahwa radar cuaca merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem observasi atmosfer dan peringatan dini cuaca.

Melalui teknologi radar, BMKG dapat memantau kondisi awan dan awan hujan, intensitas curah hujan, pergerakan serta pertumbuhan awan hingga kondisi atmosfer yang berkaitan dengan potensi cuaca ekstrem.

“Dengan cakupan pemantauan yang luas dan beresolusi tinggi, radar ini diharapkan dapat memperkuat layanan BMKG agar semakin cepat, tepat, akurat, luas dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya, pada saat peresmian Radar Cuaca C-Band Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Senin 10 Agustus 2026..

Ia juga berharap keberadaan radar tersebut dapat mempercepat penyampaian informasi cuaca dari Kantor Meteorologi Muara Teweh kepada pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.

Muara Teweh dinilai memiliki posisi strategis karena berada di bagian hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito serta menjadi salah satu wilayah penting di Kalimantan Tengah bagian utara. Berbagai aktivitas masyarakat, transportasi, pertambangan, perkebunan, kehutanan hingga kesiapsiagaan bencana membutuhkan dukungan informasi cuaca yang cepat dan andal.

“Dengan adanya radar ini, saya harapkan kantor meteorologi di Muara Teweh dapat memberikan informasi dengan lebih cepat kepada pemerintah daerah dan stakeholder lainnya,” katanya.

Secara nasional, pembangunan Radar Cuaca C-Band Muara Teweh juga menjadi bagian dari upaya BMKG memperkuat jaringan observasi cuaca. Hingga saat ini, BMKG telah membangun radar cuaca di sekitar 46 lokasi di Indonesia dan jumlah tersebut secara bertahap akan terus ditambah untuk memperluas cakupan pengamatan.

Dengan beroperasinya Radar Cuaca C-Band Muara Teweh, BMKG diharapkan semakin mampu memberikan informasi meteorologi yang cepat dan akurat serta memperkuat sistem peringatan dini terhadap potensi bencana hidrometeorologi di Kalimantan Tengah dan wilayah sekitarnya.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini