
FAKTA5, MUARA TEWEH – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin mengunjungi sentra pengrajin anyaman rotan di Kecamatan Gunung Purei, Selasa 28 Juli 2026 lalu.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pelestarian budaya lokal sekaligus memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis kearifan lokal.
Dalam kunjungan yang telah dilakukan beberapa kali itu, Hj Maya Savitri melihat langsung proses pembuatan berbagai produk anyaman rotan yang menjadi salah satu kerajinan unggulan masyarakat di daerah setempat (Gunung Purei).
Ia juga berdialog dengan para perajin mengenai berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari pemasaran produk hingga perlindungan terhadap motif dan desain khas daerah melalui Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Menurut Hj Maya Savitri, anyaman rotan Barito Utara tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga merupakan warisan budaya yang harus dijaga dan dikembangkan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Kita ingin karya-karya para pengrajin Barito Utara memiliki perlindungan hukum melalui HAKI sehingga identitas budaya daerah tetap terjaga, memiliki nilai tambah, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Produk lokal harus menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi para pengrajin,” ujar Hj Maya Savitri, Kamis 30 Juli 2026.
Ia menambahkan, penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui peningkatan kualitas produk, tetapi juga perlu didukung legalitas usaha, perlindungan kekayaan intelektual, promosi yang berkelanjutan, serta pengembangan merek agar produk daerah memiliki posisi yang kuat di pasar.
“Kami ingin para pengrajin semakin percaya diri mengembangkan usahanya. Pemerintah daerah bersama TP PKK akan terus mendorong pendampingan agar produk-produk unggulan Barito Utara semakin dikenal dan memiliki daya saing yang tinggi,” tambahnya.
Melalui kunjungan tersebut, Hj Maya Savitri berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, pelaku UMKM, budayawan, akademisi, serta pegiat ekonomi kreatif terus diperkuat guna memperluas promosi, melindungi kekayaan intelektual daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.
Menurutnya, sinergi berbagai pihak akan menjadi modal penting dalam menjadikan Barito Utara sebagai daerah yang mampu menjaga warisan budaya sekaligus melahirkan UMKM yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing.(FK)