
FAKTA5, MUARA TEWEH – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Barito Utara kembali menggelar Gerakan Pangan Murah On The Road (GEPAMOR) di Desa Tambaba Kecamatan Gunung Purei sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara Tahun 2026.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah menghadirkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau guna menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan inflasi, serta membantu daya beli masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara, H Siswandoyo mengatakan, GEPAMOR merupakan salah satu program strategis pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan terjangkau, khususnya di wilayah kecamatan.
“Melalui GEPAMOR, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan pengendalian inflasi daerah, sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara,” ujar H Siswandoyo di Muara Teweh, Kamis 16 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar, antara lain Beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp 58.000, gula pasir Rp 18.000 per kilogram, dan minyak goreng Rp 16.000 per liter.
Menurut Siswandoyo, pelaksanaan GEPAMOR tidak hanya difokuskan di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau kecamatan agar manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat hingga ke pelosok.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat sekaligus memperluas pemerataan distribusi pangan. Ke depan, program seperti ini akan terus kami laksanakan sebagai bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan GEPAMOR tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog dan seluruh pemangku kepentingan yang terus bersinergi menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan di Kabupaten Barito Utara.
Siswandoyo berharap melalui kegiatan tersebut daya beli masyarakat tetap terjaga, inflasi daerah dapat dikendalikan, dan ketahanan pangan di Kabupaten Barito Utara semakin kuat.(FK)