Beranda Kabar Daerah Sekda Barito Utara Tekankan Sinergi Capai UHC Pada Forum Komunikasi BPJS Kesehatan...

Sekda Barito Utara Tekankan Sinergi Capai UHC Pada Forum Komunikasi BPJS Kesehatan 2026

2
0
Asisten III Setda Barito Utara, Hj Annisa Cahyawati membacakan sambutan Sekda pada acara forum komunikasi BPJS Kesehatan terkait implementasi strategi penguatan rekrutmen, cakupan dan tingkat keaktifan peserta untuk mencapai UHC, di aula Setda lantai I, Jumat 26 Juni 2026.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyatakan komitmennya dalam memperkuat implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) guna mencapai Universal Health Coverage (UHC) melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Drs Muhlis melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Barito Utara, Hj Annisa Cahyawati saat membacakan sambutan Sekda pada kegiatan forum komunikasi BPJS Kesehatan terkait implementasi strategi penguatan rekrutmen, cakupan dan tingkat keaktifan peserta untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC), serta forum kemitraan pengelolaan kerja sama fasilitas kesehatan dengan pemangku kepentingan Kabupaten Barito Utara Tahun 2026, yang berlangsung di aula Setda lantai I, Jumat 26 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan, kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara sekaligus menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.

Oleh karena itu, pencapaian UHC bukan hanya sebatas memenuhi target kepesertaan, melainkan memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang bermutu tanpa mengalami kesulitan finansial.

“Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui berbagai kebijakan dan alokasi anggaran, khususnya dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang kurang mampu,” ujar Annisa saat membacakan sambutan Sekda.

Namun demikian, Sekda menegaskan, keberhasilan mencapai UHC tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dunia usaha, pemerintah desa, hingga masyarakat.

Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah strategis untuk menyusun langkah-langkah konkret dalam memperkuat rekrutmen peserta baru, meningkatkan cakupan kepesertaan, serta menjaga tingkat keaktifan peserta agar manfaat Program JKN dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sekda juga berharap lahir berbagai inovasi dan terobosan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan. Optimalisasi peran pemerintah desa, RT/RW, perusahaan, serta berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi kunci agar tidak ada lagi warga yang belum memperoleh perlindungan kesehatan.

Selain itu, forum kemitraan pengelolaan kerjasama fasilitas kesehatan dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kerja sama yang harmonis antara BPJS Kesehatan dengan rumah sakit, puskesmas, klinik, praktik mandiri dokter, dan fasilitas kesehatan lainnya diharapkan terus dibangun berdasarkan profesionalisme, transparansi, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sekda mengajak seluruh peserta forum untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan kesehatan yang semakin kompleks, baik akibat perubahan pola penyakit, perkembangan teknologi kesehatan, maupun meningkatnya harapan masyarakat terhadap mutu pelayanan.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguatan komitmen bersama untuk memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat, meningkatkan kualitas layanan kesehatan, serta mewujudkan Barito Utara yang sehat, maju, dan sejahtera,” tutupnya.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini