Beranda Kabar Daerah BPBD Barito Utara Berhasil Padamkan Karhutla di Jalan Pendreh

BPBD Barito Utara Berhasil Padamkan Karhutla di Jalan Pendreh

15
0
Tim TRC Pusdalops BPBD Barito Utara saat melakukan pemadaman kebakaran hutan di Jalan Pendreh.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Jalan Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, pada Jumat 27 Maret 2026 lalu. Berkat respons cepat tim BPBD Barito Utara, api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke pemukiman warga.

Kejadian ini pertama kali dilaporkan warga kepada Pusdalops BPBD sekitar pukul 12.49 WIB. Lahan yang terbakar diketahui berada tidak jauh dari pemukiman dan berasal dari semak belukar kering yang berpotensi mempercepat penyebaran api.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim TRC Pusdalops BPBD Barito Utara langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 13.06 WIB. Setibanya di lokasi, petugas menemukan beberapa titik api yang masih menyala dan segera melakukan pemadaman menggunakan peralatan Jet Shooter serta satu unit mobil Water Supply (WS).

Proses pemadaman berlangsung cepat dan efektif. Sekitar pukul 13.43 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Setelah memastikan kondisi aman dan tidak ada potensi api menyala kembali, tim kembali ke posko Pusdalops BPBD pada pukul 14.02 WIB.

Kepala BPBD Barito Utara, Simamoraturahman, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, membenarkan bahwa pada Jumat 27 Maret 2026 lalu pihaknya menerima laporan kebakaran lahan yang berada tidak jauh dari pemukiman warga.

Menanggapi laporan dari warga tersebut, pihak BPBD langsung merespons cepat dan tim yang berada di lapangan menjadi kunci utama dalam mencegah kebakaran meluas.

“Kami menerima laporan dari masyarakat dan langsung menindaklanjuti dengan mengerahkan tim ke lokasi. Berkat kesigapan anggota, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat sehingga tidak meluas ke area permukiman,” ujar Rizali Hadi, Senin 30 Maret 2026.

Rizali Hadi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di daerah ini untuk lebih waspada terhadap potensi karhutla, terutama di musim panas (kemarau), serta tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan yang dapat memicu kebakaran lebih besar.

Berdasarkan data di lapangan, kebakaran tersebut merupakan tipe kebakaran permukaan dengan kondisi tanah mineral serta vegetasi berupa dedaunan dan semak belukar. Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,43 hektare.

BPBD Barito Utara menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam penanganan bencana, khususnya karhutla, guna melindungi masyarakat dan lingkungan sekitar.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini