Beranda Kabar Daerah 44 Desa Nyatakan Siap Lokasi Pembangunan Koperasi Merah Putih

44 Desa Nyatakan Siap Lokasi Pembangunan Koperasi Merah Putih

73
0
Rakor Percepatan Pendataan Lahan untuk Pembangunan Fisik Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Aula Setda Lantai I.(FK/Diskominfosandi)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka mempercepat pendataan lahan untuk pembangunan fisik koperasi desa/kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Inspektur Daerah Barito Utara, Rakhmat Muratni saat memimpin rapat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat pendataan lahan dan memastikan kesiapan lokasi pembangunan koperasi di setiap desa dan kelurahan.

“Sampai hari ini tercatat 44 desa dan kelurahan telah menyatakan kesiapan lokasi pembangunan koperasi sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional ini. Prosesnya juga dilakukan secara sinergis dengan Kodim 1013/Muara Teweh,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar proses pembangunan fisik dapat berjalan efektif dan sesuai dengan rencana pusat maupun daerah.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan pemaparan laporan dari para camat mengenai kesiapan lahan di wilayah masing-masing. Pemerintah daerah berharap hasil koordinasi ini dapat menghasilkan rencana kerja yang terukur, realistis, dan berdampak langsung bagi masyarakat desa.

Kegiatan rakor ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kodim 1013/Muara Teweh, dan perangkat daerah dalam mempercepat pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sebagai langkah strategis menuju kemandirian ekonomi desa yang tangguh dan berkelanjutan.

Sebelumnya, Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih bukan hanya sekedar proyek fisik, tetapi merupakan gerakan ekonomi rakyat berbasis desa.

Menurutnya, Koperasi Merah Putih harus menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat, tempat bernaungnya pelaku UMKM, petani, dan pengrajin. “Karena itu, pembangunan fisik harus diiringi pembangunan mental, sistem manajemen, dan komitmen moral dari semua pihak,” ujarnya.

Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan koperasi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat desa agar mampu mandiri dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi modern.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini