
FAKTA5, MUARA TEWEH – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi memberikan pesan penting kepada para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025 sebagai agen pelopor perubahan dalam rangka mendukung implementasi Asta Cita, 17 program prioritas, serta 8 program prioritas terbaik cepat Presiden Republik Indonesia.
Rayadi menekankan empat pesan kunci yang harus menjadi pegangan bagi para anggota Paskibraka, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun di tengah masyarakat.
Pertama, Rayadi meminta agar para anggota Paskibraka memastikan bahwa hati, keluarga, dan lingkungan sekitar telah “kaya dengan hati”, dalam arti memiliki nilai-nilai luhur bangsa.
“Empat pilar kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus tertanam kuat dalam kepribadian dan karakter anak-anak Paskibraka, serta tercermin dalam perilaku dan tindakan sehari-hari,” tegasnya, Selasa 19 Agustus 2025.
Kedua, para Paskibraka didorong untuk terus menuntut ilmu dan mengembangkan diri agar menjadi pribadi yang berilmu pengetahuan dan menguasai teknologi.
“Kalian adalah generasi emas Indonesia. Tanpa ilmu dan teknologi, kita akan tertinggal. Terus belajar dan asah kemampuan,” ujar Rayadi.
Ketiga, Rayadi meminta agar para Paskibraka ikut mendorong keluarga dan masyarakat di lingkungannya untuk mewujudkan ketahanan pangan dan energi. “Ketahanan pangan dan energi bukan hanya urusan negara, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk generasi muda seperti kalian,” lanjutnya.
Keempat, Rayadi berharap para anggota Paskibraka bisa memotivasi keluarga dan lingkungan sekitar untuk produktif berkarya dan berusaha demi peningkatan kesejahteraan keluarga secara finansial. “Jadilah inspirasi di lingkungan kalian. Ajak keluarga dan tetangga untuk tidak hanya mengandalkan bantuan, tapi berusaha dan mandiri,” pungkasnya.
Sebagai penutup, Rayadi menyatakan bahwa anggota Paskibraka bukan hanya simbol kedisiplinan dan patriotisme, tetapi juga motor perubahan yang membawa semangat pembangunan dan kebangsaan ke tengah masyarakat.(FK)





