
FAKTA5, MUARA TEWEH – Dalam rangka memperingati Hari PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024, PGRI Kabupaten Barito Utara dan Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) melaksanakan kegiatan workshop penerapan budaya positif di sekolah, di aula Kecamatan Teweh Tengah, Rabu 25 September 2024.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Hj Sunarti, Ketua PGRI Kabupaten Barito Utara Maslan, pengurus PGRI Kecamatan se Barito Utara, narasumber dan undangan lainnya.
“Kami mewakili pengurus Kabupaten PGRI Barito Utara mengucapkan terima kasih kepada anggota PGRI yang berkenan menjadi panitia HUT ke-79 PGRI dan HGN 2024 walau dengan berbagai keterbatasan seperti waktu, aktivitas profesi kita sebagai guru dan pendanaan namun tidak menyurutkan semangat kawan-kawan untuk memeriahkan dan mensukseskan kegiatan HUT PGRI tahun 2024 ini,” kata Ketua PGRI Barito Utara, Maslan.
Pada kesempatan itu, Ketua Kabupaten PGRI Barito Utara juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara selaku pembina PGRI Kabupaten Barito Utara, Syahmiludin, A Surapati dan semua pihak yang memberikan kontribusi terhadap terselenggaranya HUT ke-79 PGRI dan HGN 2024 tahun ini.
“Dengan adanya kolaborasi antara PGRI Kabupaten Barito Utara dan jajarannya dengan Pemerintah Kabupaten Barito Utara termasuk Dinas Pendidikan serta pihak terkait lainnya diharapkan mampu beradaptasi dengan dinamika pendidikan saat ini seperti terkait dengan penerapan Kurikulum Merdeka, digitalisasi sekolah, dan peningkatan kompetensi guru.
Tema HUT ke 79 PGRI dan HGN 2024 tahun ini untuk Tingkat Kabupaten Barito Utara adalah “Barito Utara Maju, Guru Sejahtera” selaras dengan tema tersebut maka pengurus kabupaten PGRI bersama panitia bersepakat untuk mengadakan rangkaian kegiatan perayaan hut ke-79 PGRI dan HGN 2024 tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2024 yang dimulai pada tanggal 25 September sampai 10 Oktober 2024 dengan agenda kegiatan workshop.
Dikatakannya, Asosiasi Profesi Keahlian Sejenis atau APKS dan pembuatan media publikasi digital (SLCC ) dan lomba penyusunan naskah praktik baik pembelajaran.(FK)