
FAKTA5, MUARA TEWEH – Dinas Kesehatan Barito Utara menggelar kegiatan Basic Trauma Life Support (BTCLS) bagi perawat di Puskesmas lingkup Dinas Kesehatan Barito Utara, di aula dinas setempat, Rabu 4 September 2024.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Pariadi mengatakan, pelatihan dasar ini ditujukan bagi perawat, calon perawat yang berada pada masa pendidikan keperawatan di semester akhir dan perawat fresh graduated.
“Untuk mempertahankan dan mengembangkan kompetensi keperawatan gawat darurat (emergensi) bagi perawat yang sudah bekerja, telah dipersiapkan pelatihan keperawatan emergensi dasar, intermediate dan advanced,” kata Pariadi.
Puskesmas, jelasnya, merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan primer, yang berfungsi sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Pelatihan BTCLS sangat penting bagi perawat di Puskesmas karena dapat membantu mereka untuk mencegah kematian atau kerusakan organ pada korban gawat darurat atau bencana, menekan tingkat kecacatan akibat trauma dan jantung, melakukan penanganan pasien dengan kegawatdaruratan trauma dan kardiovaskular. Apresiasi juga kami sampaikan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan berpartisipasi aktif sehingga pelatihan BTCLS ini dapat dilaksanakan pada tahun ini,” pungkasnya.
Kegiatan pelatihan BTCLS diikuti sebanyak 30 orang peserta dari 17 Puskesmas yang ada di Kabupaten Barito Utara. Pelatihan dilaksanakan selama 6 hari dimulai pada 1-6 September 2024. Dengan metode pelatihan daring 3 hari dari tempat masing-masing dan luring selama 3 hari di aula Dinas Kesehatan setempat.
Sedangkan, tim fasilitator atau instruktur sebanyak 5 (lima) orang instruktur yang berpengalaman di bidang gawat darurat tersertifikasi sebagai fasilitator atau instruktur, satu pengendali pelatihan dan satu petugas QS.(FK)