FAKTA5, MUARA TEWEH – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 Kabupaten Barito Utara yang dilaksanakan di beberapa kecamatan menjadi jembatan utama dalam usulan pembangunan di desa -desa.
Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, H Parmana Setiawan mengatakan, tentunya ada beberapa usulan prioritas kelurahan dan desa sudah diusulkan pada Musrenbang tahun sebelumnya, namun usulan tersebut masih belum terealisasi.
Dengan belum terealisasi usulan tersebut, maka hendaknya menjadi tolak ukur bagi usulan tingkat desa agar dalam usulan di Musrenbang untuk bisa memilah mana skala prioritas dan mana yang harus didahulukan.
Penting bagi Musrenbang untuk bisa memilah sebuah usulan agar hal hal yang harus didahulukan bisa segera direalisasikan oleh pemerintah daerah melalui SOPD.
Dia mencontohkan, hendaknya usulan perbaikan jalan di Desa Datai Nirui Kecamatan Teweh Tengah menjadi skala prioritas karena penting bagi sarana transportasi warga di sana.
Usulan warga yang belum terealisasi adalah perbaikan dan pelebaran jembatan Desa Lemo, jembatan desa Pararawen dan banyak lagi usulan warga yang masih belum dilaksanakan.
Parmana juga mengatakan, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur desa juga perlu ditingkatkan. Peningkatan SDM aparatur desa ini memang sangat diperlukan agar aparat Desa dapat pendidikan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
“Saya selaku wakil rakyat sangat mendukung dan diharapkan kepada perusahaan tambang batu bara dan sawit bisa mengarahkan dana CSR nya untuk peningkatan SDM aparatur desa,” kata Parmana Setiawan.(FK)






