Beranda Kabar Daerah Pengentasan Kemiskinan Diharapkan Apdesi Mampu Jadi Stimulan Bagi Pemda

Pengentasan Kemiskinan Diharapkan Apdesi Mampu Jadi Stimulan Bagi Pemda

370
0
Ket foto : Kegiatan pembukaan Muscab Luar Biasa Apdesi Barito Utara, di aula Bappeda Litbang, Senin 29 Januari 2024.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis mengatakan, dalam pengentasan kemiskinan Apdesi harus mampu menjadi stimulan bagi pemerintah daerah, yaitu dengan membantu pemerintahan desa dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di tingkat desa.

“Dengan memberikan pelatihan bagi masyarakat desa sehingga diharapkan mampu memberikan pekerjaan bagi dirinya sendiri/wirausaha,” kata Pj Bupati Muhlis dalam sambutannya pada acara Muscab Luar Biasa DPC Apdesi Barito Utara yang disampaikan Kepala Dinsos PMD Barito Utara, Suparmi Aspian, di aula Bappeda Litbang, Senin 29 Januari 2024.

Dikatakannya, dengan berwirausaha masyarakat dapat memiliki penghasilan yang layak sehingga tidak termasuk dalam kategori masyarakat miskin. Apabila kondisi ini bisa diperluas skalanya sudah dapat dipastikan tidak ada lagi kemiskinan di desa masing-masing.

Ia juga mengatakan, melalui Muscab Luar Biasa Apdesi ini diharapkan, peran Apdesi harus semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Saya yakin dan percaya saudara-saudara yang menjadi pengurus Apdesi ini merupakan putra-putri terbaik Barito Utara yang terpilih untuk memajukan Barito Utara melalui pemerintahan desa,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, Pemkab Barito Utara selalu berupaya untuk meningkatkan dan mendukung pelaksanaan pembangunan desa secara terarah, proporsional, objektif, realistis agar tidak menimbulkan kesan bahwa desa lambat berkembang juga lamban dalam menyelesaikan segala bentuk tanggung jawabnya.

Ke Depan, diharapkan seluruh desa harus selalu mengerti dengan kebutuhan desa dan masyarakatnya, masing-masing agar pembangunan di desa berjalan dengan baik, lancar, tertib dan disiplin.

Dijelaskannya, Pemkab Barito Utara juga terus berbenah untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman di era digitalisasi ini, yaitu dengan menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

“Hal ini tidak dapat kita kerjakan hanya oleh Pemerintah Kabupaten saja, melainkan memerlukan peran serta kerjasama dengan pemerintahan tingkat desa, yaitu dengan konsep membangun dari desa,” pungkasnya.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini