Beranda Kabar Daerah Pj Bupati dan Unsur FKPD Kunjungi KPU dan Bawaslu Barito Utara

Pj Bupati dan Unsur FKPD Kunjungi KPU dan Bawaslu Barito Utara

292
0
Ket foto : Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis bersama unsur FKPD, asisten sekda, kepala perangkat daerah kunjungi KPU dan Bawaslu terkait persiapan pelaksanaan pemilu tahun 2024, Rabu 24 Januari 2024.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Penjabat (Pj)  Bupati Barito Utara Drs Muhlis melaksanakan kunjungan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Utara, Rabu 24 Januari 2024.

Dalam kunjungan ini Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis didampingi Kapolres Barito Utara AKBP Gede Eka Yudharma, Kepala Kejaksaan Negeri barito Utara Fadillah, perwakilan Dandim 1013 Muara Teweh, asisten Sekda, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian, Koordinator KPU DAS Barito H Harmain, serta Ketua Bawaslu Barito Utara Adam Parawansa Syahbubakar di ruang kerja Ketua KPU setempat.

Kunjungan ke KPU dan Bawaslu ini adalah sebagai wujud dari perhatian serta kepedulian Pemerintah Kabupaten Barito Utara sebagai penyelenggara Pemilihan Umum. “Kunjungan ini adalah sebagai wujud dari perhatian kami kepada penyelenggara, baik itu KPU, Bawaslu dan juga keamanannya,” kata Pj Bupati.

Dikatakan Pj Bupati, kunjungan ini juga untuk memastikan, apa yang dilakukan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. “Kami mendukung sepenuhnya terhadap penyelenggaraan Pemilu di Tahun 2024,” imbuhnya.

Muhlis juga mengatakan, Pemkab Barito Utara sudah menyiapkan anggaran hibah di KPU dan  Bawaslu juga keamanan. “Sesuai ketentuan di perubahan kemarin di KPU sudah digelontorkan anggaran 40 persen, Bawaslu juga sama dan tahun 2024 ini 60 persen,” kata Muhlis.

Sedangkan, kata Muhlis, untuk keamanan Pemilu, dana yang digelontorkan di tahun 2024 dari anggaran murni 100 persen. “Untuk keamanan Pemilu dianggarkan di perubahan 40 persen tidak digunakan sehingga dikembalikan dan dianggarkan murni tahun 2024 untuk dana keamanan dikeluarkan 100 persen,” ungkap Muhlis.

Muhlis menambahkan untuk pengamanan pilpres dan pileg daerah tidak memiliki kewajiban, akan tetapi daerah akan membantu untuk pengamanan.

“Kita akan tetap bantu mensuport dengan tambahan anggaran sekitar Rp 600 juta agar keamanan berjalan dengan lancar pada Pilpres dan Pileg nanti,” pungkasnya.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini