Beranda Kabar Daerah Pemkab Barito Utara Terus Kendalikan Inflasi

Pemkab Barito Utara Terus Kendalikan Inflasi

221
0
Ket foto : Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis saat berjabat tangan dengan jajaran Inspektorat Jenderal Kemendagri.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah dan terus melakukan upaya dalam pengendalian Inflasi di daerah setempat.

Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis mengungkapkan, guna mengendalikan inflasi, upaya yang telah dilakukan oleh Pemkab Barito Utara yaitu melaksanakan pemantauan Harga Gas LPG 3 Kg pada pangkalan-pangkalan di Kabupaten Barito Utara, melaksanakan pasar penyeimbang gas LPG 3 Kg, melaksanakan kegiatan Pasar Murah di Kabupaten Barito Utara.

Selanjutnya, melaksanakan pemantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok dan barang penting, terpenuhinya informasi dan data ketersediaan bahan pangan dalam rangka pengendalian harga bahan pokok melalui Perusahaan Daerah dan Badan Urusan Logistik (BULOG) Kabupaten Barito Utara, melaksanakan penyaluran Bantuan Sosial berupa Bantuan Bahan Sembako oleh Pemerintah Daerah.

Kemudian, terkoordinasinya dengan BPS Kabupaten Barito Utara untuk memantau tumbuh kembang inflasi di daerah, tersedianya informasi dan Data perkembangan harga bahan pokok melalui Aplikasi Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (P2KP) Kementerian Perdagangan, meningkatkan hasil produksi padi sebagai salah satu upaya menjaga psikologi Inflasi di Indonesia terutama di Kabupaten Barito Utara.

Ditambahkan Muhlis, selanjutnya terlaksananya penanaman bibit cabai rawit di lahan pertanian mandiri Desa Trinsing seluas kurang lebih 7 Hektar, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara serta Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Kalimantan Tengah Menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam upaya pengendalian inflasi, koordinasi Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara Bersama FKPD dalam upaya pengendalian Inflasi terkait kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Kabupaten Barito Utara,

“Serta penyerahan bantuan sosial dari Disnakertranskop Barito Utara kepada peserta pelatihan di 4 bidang (Bidang UKM, Bidang koperasi, Bidang BLK, Bidang transmigrasi) dan subsidi transportasi untuk distribusi barang,” ungkapnya.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini