Beranda Kabar Daerah Dari Total 5.253 KK Miskin Sebanyak 76,79 Persen Telah Mendapatkan Intervensi

Dari Total 5.253 KK Miskin Sebanyak 76,79 Persen Telah Mendapatkan Intervensi

185
0
Ket foto : Kepala OPD lingkup Pemkab Barito Utara saat mendampingi Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis menyampaikan paparan terkait evaluasi kinerja Pj Bupati triwulan I (Oktober, November, Desember 2023) di ruang Inspektorat Jenderal Kemendagri.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH –  Progres intervensi Penanganan Kemiskinan Ekstrim (PKE) di Kabupaten Barito Utara menunjukkan grafik yang menurun. Dimana dari total 5.253 Kepala Keluarga (KK) Miskin (Desil 1, 2 dan 3) telah mendapatkan intervensi sebesar 4.034 KK atau 76,79 persen.

Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis, Senin 15 Januari 2024 mengatakan, upaya yang akan dilakukan Pemkab Barito Utara untuk mengatasi Kemiskinan Ekstrim yaitu Pemerintah Kabupaten Barito Utara memberikan bantuan iuran kesehatan BPJS yang dibiayai oleh APBD Pemerintah Kabupaten Barito Utara pada Dinas Kesehatan dan menjadikan data P3KE sebagai data warga yang diusulkan menerima bantuan iuran BPJS Kesehatan.

“Pada Triwulan keempat tahun anggaran 2023 telah dimasukan sebagai penerima bantuan iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA) oleh Dinsos PMD,” kata Pj Bupati.

Kemudian, bantuan sosial berupa uang yang digulirkan pemerintah melalui dana APBN melalui Kementerian Sosial adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), mengadakan kegiatan Pasar Pangan Murah.

Selanjutnya, memberikan bantuan sosial bersyarat diberikan kepada masyarakat, keluarga atau warga miskin dan rentan yang terdaftar dalam data P3KE. Adapun bantuan yang diberikan paket sembako, sandang dan alat bantu disabilitas.

Mengadakan kegiatan pasar murah di 5 desa yang ada Kecamatan Teweh Tengah. Adapun 5 desa tersebut : Desa Rahayu I, Desa Sei Rahayu II, Desa Rimba, Sari, Desa Beringin Raya, dan Desa Datai Nirui. Dan melaksanakan bedah rumah pada tahun 2023 sebanyak 72 Rumah.

Upaya yang akan dilakukan Pemkab Barito Utara untuk mengatasi Kemiskinan Ekstrem yaitu melanjutkan bantuan PKH, BPNT, BANSOS, PBI, JAMKESDA, BLT DD, bersinergi dengan mitra Pemkab, bantuan bibit dan bantuan pupuk untuk petani di sembilan Kecamatan.

Kemudian melanjutkan program pembangunan, irigasi, sanitasi, melaksanakan pelatihan pengolahan hasil pertanian, service elektronik, pelatihan otomotif, operasional alat berat dan pelatihan ketenagakerjaan.

Serta memberikan bantuan ternak berupa unggas, kambing, sapi dan pakan. Menyerahkan bantuan alat tangkap ikan dan bantuan benih ikan dan bedah/rehab rumah (Dana Desa) dan melalui Dinas Perkimtan.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini