
FAKTA5, MUARA TEWEH – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten Barito Utara, H Mochamad Ikhsan di sela kesibukannya menyatakan, bahwa untuk 2024 telah direncanakan penambahan bandwith besar-besaran untuk Layanan Jaringan Instansi Pemerintah Daerah yang bertujuan mematangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang handal serta mengentaskan beberapa desa yang terdampak blank spot.
“Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik harus didukung dengan interkoneksi internet yang baik dan cepat serta dapat dinikmati oleh berbagai kalangan” kata Mochamad Ikhsan, Rabu 10 Januari 2024.
Kepala Dinas yang telah 3 tahun lebih menahkodai Dinas yang mengelola infrastruktur digital ini menyatakan, bahwa menyediakan bandwith tambahan sebesar 1 Gigabyte lebih untuk mendukung komunikasi dan aplikasi SPBE yang digunakan di Pemerintahan Kabupaten Barito Utara termasuk beberapa Zona Internet Publik (ZIP) yang telah dan akan dikelola Diskominfo Barito Utara.
“Layanan E-Kinerja, Pelayanan Perizinan dan layanan-layanan lainnya dapat digunakan dengan lancar dan disupport oleh TIM NOC Diskominfosandi Kabupaten Barito Utara dengan ketersediaan bandwith besar. Selain itu, di luar angka bandwith 1 Gigabyte tadi, kami juga menyediakan internet desa yang dapat dinikmati oleh masyarakat daerah terpencil yang tidak tercover oleh provider melalui Linda Batara”, sambung Mochamad Ikhsan.
Saat ini, Diskominfosandi Kabupaten Barito Utara berhasil menghubungkan 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui jaringan fiber optic pada anggaran 2023 tadi bekerjasama dengan PT Telkom sebagai media penghantar bandwidth internet tersebut.
“Penambahan bandwith yang kami sediakan pada tahun ini sebesar 1Gb lebih akan kami bagi rata pada setiap OPD sesuai kebutuhan existing. Misalnya satu OPD memohon untuk menambahkan bandwidth 30 Mbps dan kami lihat data traffic maksimalnya hanya 8 Mbps, maka kami berikan 10 Mbps. Hal ini kami lakukan untuk efisiensi bandwidth mengingat Diskominfosandi masih menyediakan bandwidth bagi server dan internet desa” tutup Mochamad Ikhsan.(FK)