
FAKTA5, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H Nadalsyah meminta dan berpesan kepada warga masyarakat di wilayah Kecamatan Lahei yang melintasi jembatan Anugrah agar tidak membawa muatan melebihi daya angkut atau melebihi tonase.
“Saat akan melalui jembatan Anugerah diharapkan mobil atau truk tidak melebihi daya muatan atau melebihi tonase. Untuk roda 6 saya minta agar dibatasi muatannya,” katanya.
Karena, kata Bupati, jembatan ini hanya memiliki bentang 95 meter yang tidak mempunyai tiang tengah, akan tetapi dengan keadaan sungai Lahei sering mengalami kenaikan juga membawa sampah dari hulu. “Untuk itu saya meminta agar tidak ada tiang tengah,” tuturnya.
Ia juga mengatakan, jembatan Anugerah ini hanya memiliki panjang 95 meter, tidak 100 atau 125 seperti Girder tambahan karena apabila lebih dari 95 meter atau lebih dari 100 meter akan memakan waktu yang sangat panjang.
“Kita harus mengurus ke komisi keamanan jembatan di pusat. Jadi tidak cukup satu atau dua tahun untuk mengurus perizinannya, sehingga pihaknya berkoordinasi dengan tim teknis, bahwa jembatan ini dibangun dengan bentang 95 meter sehingga kita tidak ketergantungan dengan dengan pusat untuk teknisnya. Inilah yang saya sampaikan, agar masyarakat di Kecamatan lahei ini bisa mengetahui pembangunan jembatan ini,” ucapnya.
Dia mengucapkan terima kasih kepada tim anggaran yang telah menindaklanjuti usulan-usulan yang telah disampaikan, tanpa ditindak lanjuti oleh tim anggaran pemerintah daerah, kemungkinan pembangunan yang ada di Kabupaten Barito Utara ini tidak akan bisa berjalan dengan lancar.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim anggaran pemerintah daerah yang diketuai oleh Pak Sekda beserta seluruh perangkat daerah terkait,” tukasnya.(FK)