Beranda Daerah Pemkab Barito Utara Punya Mimpi Besar Jadikan RSUD Muara Teweh Sebagai Pusat...

Pemkab Barito Utara Punya Mimpi Besar Jadikan RSUD Muara Teweh Sebagai Pusat Rujukan DAS Barito

301
0
Ket foto : Bupati Barito Utara, H Nadalsyah bersama Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, Ketua DPRD Hj Mery Rukaini, Sekda Drs Muhlis, unsur FKPD, Kepala OPD saat menyambut kedatangan Ketua Tim Surveyor dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) dr Dominica Herlijana dan dr Danny Indra Wardhana dari Kalimantan Selatan di depan pintu masuk RSUD Muara Teweh, Senin 14 Agustus 2023.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H Nadalsyah menyampaikan, RSUD Muara Teweh merupakan satu-satunya rumah sakit yang berada di ruang lingkup Kabupaten Barito Utara, oleh sebab itu RSUD Muara Teweh menjadi tempat rujukan bagi seluruh masyarakat Barito Utara yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan lebih lanjut.

“Tak hanya bagi masyarakat Barito Utara, pemerintah daerah juga memiliki mimpi besar untuk menjadikan RSUD Muara Teweh sebagai pusat rujukan DAS Barito dengan melakukan berbagai persiapan baik secara fisik, materi dan SDM,” ucap Nadalsyah saat survey penilaian akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, Senin 14 Agustus 2023

Bupati juga menyampaikan kepada Ketua Tim Surveyor, bahwa Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh saat ini memiliki gedung yang cukup megah, dengan 5 (lima) lantai terdiri dari 3 (tiga) blok, serta dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung yang setara dengan rumah sakit rujukan pada umumnya yaitu adanya layanan ct-scan, layanan cuci darah/hemodialisa, layanan laboratorium uji covid-19.

Hal ini, lanjut Nadalsyah, semata-mata dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara sebagai bentuk tuntutan dari pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Pemkab Barito Utara selalu mendukung setiap kegiatan atau proses maupun program yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang diberikan, salah satunya adalah dengan akreditasi.

“Kami secara pribadi menyambut baik kegiatan ini karena tujuannya untuk mengetahui dan menentukan apakah Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh sudah memenuhi kompetensi yang telah ditetapkan. Terutama dalam penerapan budaya keselamatan dan budaya kualitas,” imbuhnya.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini