Beranda Daerah Nadalsyah: Tuntutan Masyarakat Yang Bukan Kebijakan Pemerintah Daerah Beban Bagi Kami

Nadalsyah: Tuntutan Masyarakat Yang Bukan Kebijakan Pemerintah Daerah Beban Bagi Kami

263
0
Ket foto : Bupati Barito Utara, H Nadalsyah didampingi Wakil Bupati Sugianto Panala Putra dan Kakanwil Kemenag Kalteng saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media terkait kelistrikan di Kabupaten Barito Utara, di Desa Hajak, Kamis 10 Agustus 2023.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Dalam mewujudkan listrik desa, Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus kebut pekerjaan lanjutan jaringan listrik desa yang akan mencakup desa-desa yang berada di sembilan kecamatan di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Hal ini merupakan komitmen dari Bupati Barito Utara, H Nadalsyah dan Wakil Bupati Sugianto Panala Putra sejak awal menjabat guna mewujudkan Barito Utara bersinar hingga ke desa-desa.

Sebelumnya pada 2022 lalu, Pemkab Barito Utara telah mengusulkan pemasangan lanjutan jaringan listrik desa yang akan direalisasikan pada tahun 2023.

“Beban Pemerintah Kabupaten Barito Utara, khususnya saya selaku Bupati Barito Utara, tuntutan masyarakat yang bukan kebijakan kita (Pemkab Barito Utara) itu adalah beban bagi kami,” kata Bupati Nadalsyah saat diwawancara sejumlah awak media terkait listrik desa, usai pencanangan Desa Sadar Kerukunan, di Desa Hajak, Kamis 10 Agustus 2023.

Kenapa kata Nadalsyah ?.. Seperti listrik, itu merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat, bukan kebijakan dari Pemerintah kabupaten Barito Utara, tetapi kewajiban Pemerintah Daerah mengusulkan dan meminta PLN supaya mempercepat jaringan-jaringan yang ada yang belum teraliri listrik.

“Alhamdulillah tahun 2022 kemarin, kita mengusulkan sembilan desa, dan tahun ini sudah direalisasikan. Dari PLN juga ada syarat juga agar jaringan listrik bisa sampai ke desa-desa. Harus membuat infrastruktur jalan untuk mereka memasang tiang-tiang listrik,” kata Nadalsyah.

Nadalsyah juga meminta kepada warga masyarakat di daerah ini yang masih belum teraliri listrik agar bisa bersabar, karena Pemerintah daerah setiap tahun mengupayakan dan mengusulkan kepada pihak PLN agar desa-desa di Barito Utara bisa teraliri listrik.

“Dari 93 desa, 10 kelurahan di Barito Utara, dan saat ini sudah 85 persen, dan hanya tinggal 19 desa di daerah ini yang belum menikmati aliran listrik. Insya Allah 2023 ini, sembilan desa yang sudah bisa menikmati aliran listrik, dan sisanya 10 desa akan diusulkan pada tahun 2024 nanti. Diharapkan pada tahun 2024 seluruh desa di Barito Utara bisa teraliri listrik,” kata Nadalsyah.

Menurut Nadalsyah, Kabupaten Barito Utara salah satu pemasok listrik untuk Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Sangat tidak mungkin di Barito Utara sendiri banyak desa-desa yang tidak teraliri listrik.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini