Beranda Kabar Daerah Gambaran Rancangan Perubahan APBD 2023 Terdapat Pada KUA dan PPAS

Gambaran Rancangan Perubahan APBD 2023 Terdapat Pada KUA dan PPAS

242
0
Ket foto : DPRD Kabupaten Barito Utara melaksanakan agenda rapat paripurna penyempaian APBD Perubahan tahun 2023 dan pengumuman pemberhantian Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara periode 2018-2023, di gedung DPRD setempat, Senin 7 Agustus 2023.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H Nadalsyah mengatakan, secara terperinci gambaran rancangan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 yang terdapat dalam rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan rancangan perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Barito Utara tahun 2023.

Adapun gambaran rancangan perubahan APBD tahun 2023 yang terdapat dalam rancangan perubahan KUA dan rancangan perubahan PPAS APBD Kabupaten Barito Utara tahun 2023.

Pendapatan semula pada APBD tahun anggaran 2023 dianggarkan sebesar Rp 1.917.277.345.816,00,-. Dan pada perubahan APBD tahun anggaran 2023 tetap dan tidak mengalami perubahan.

Komponen pendapat daerah tersebut yaitu, pendapatan asli daerah (PAD) semula sebesar Rp 102.512.679.816,00,- dan pada perubahan APBD tahun anggaran 2023 tetap dan tidak mengalami perubahan. Pendapatan transfer semula sebesar Rp 1.814.764.666.000,00, dan pada perubahan APBD tahun anggaran 2023 tetap dan tidak mengalami perubahan.

Pada belanja daerah, semula pada APBD tahun anggaran 2023 dianggarkan sebesar Rp 1.974.795.666.190,00. Bertambah sebesar Rp 218.728.671.457,00 atau bertambah 11,09 persen, sehingga pada perubahan APBD tahun anggaran 2023 menjadi sebesar Rp 2.193.769.337.647,00,-.

“Perubahan belanja daerah tersebut terdapat pada komponen belanja operasi semula pada APBD tahun anggaran 2023 dianggarkan sebesar Rp 1.094.485.885.694,00,- bertambah sebesar Rp100.358.633.909,00,- atau bertambah 9,17 persen, sehingga pada perubahan APBD tahun anggaran 2023 menjadi sebesar Rp1.194.844.519.603,00.” kata Bupati Nadalsyah melalui Wakil Bupati Sugianto Panala Putra pada rapat paripurna I DPRD, Senin 7 Agustus 2023.

Sementara, belanja modal pada APBD tahun anggaran 2023 dianggarkan sebesar Rp 617.746.380.997,00,- bertambah sebesar Rp 147.419.264.088,00,- atau bertambah 23,86 persen. “Sehingga pada perubahan APBD tahun anggaran 2023 menjadi sebesar Rp765.165.645.085,00,” kata dia.

Belanja tidak terduga semula pada APBD tahun anggaran 2023 dianggarkan sebesar Rp 32.526.097.144,00,-. Berkurang sebesar Rp 29.049.226.540,00,- atau berkurang 89,31 persen, sehingga pada perubahan APBD tahun 2023 menjadi sebesar Rp 3.476.970.604,-.

Belanja transfer semula pada APBD 2023 dianggarkan sebesar Rp 230.037.302.355,00,- bertambah sebesar Rp 245.000.000,00,- atau bertambah 0,11 persen, sehingga pada perubahan APBD 2023 menjadi sebesar Rp 230.282.302.355,00.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan memperhitungkan jumlah pendapatan daerah dan belanja daerah pada perubahan anggaran tahun 2023 maka diperoleh jumlah defisit anggaran. Defisit anggaran pada APBD tahun anggaran 2023 sebesar Rp 57.518.320.374,-. Bertambah sebesar Rp 218.973.671.457,00.

Sehingga, ucap Wabup lagi, pada perubahan APBD tahun anggaran 2023 menjadi sebesar Rp 276.491.991.831,00. Sementara untuk pembiayaan daerah pada perubahan APBD tahun anggaran 2023 mengalami perubahan yaitu pada komponen penerimaan pembiayaan daerah yang berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya yaitu tahun anggaran 2022.

Dengan penyesuaian Silpa berdasarkan hasil audit BPK RI Perwakilan Kalteng terhadap APBD tahun anggaran 2022 yaitu sebesar Rp 465.273.128.136,85,- yang sebagian besar merupakan sisa anggaran earmarked yang sudah ditentukan pengunaannya sesuai ketentuan dari pemerintah pusat dan anggaran Blud pada Kas Blud.

Pengeluaran pembiayaan daerah yang merupakan penambahan anggaran pada komponen penyertaan modal daerah pada Bank Pembangunan Kalteng sebesar Rp 24.000.000.000,00,- berdasarkan Perda nomor 2 tahun 2022.

“Pembiayaan daerah pada APBD tahun anggaran 2023 semula dianggarkan sebesar Rp 148.185.678.707,00,- Bertambah sebesar Rp 290.087.449.429,85, sehingga pembiayaan daerah pada perubahan APBD 2023 menjadi sebesar Rp438.273.128.136,65,-.

“Besar harapan kami, kiranya kita dapat mengambil langkah strategis untuk mempercepat proses pembahasan rancangan perubahan KUA dan rancangan perubahan PPAS APBD Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2023 ini, hingga tersusunnya rancangan perubahan APBD tahun 2023,” kata Sugianto Panala Putra.

Wabup menambahkan persetujuan bersama antara kepala daerah dengan DPRD atas rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD tahun 2023 dapat tercapai.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini