Beranda Kabar Daerah Kesbangpol Barito Utara Dukung Pelatihan Relawan dan Penggiat Anti Narkoba, Perkuat Upaya...

Kesbangpol Barito Utara Dukung Pelatihan Relawan dan Penggiat Anti Narkoba, Perkuat Upaya P4GN

7
0
Kaban Kesbangpol Barito Utara, Rayadi.(foto: FK)

FAKTA5, MUARA TEWEH – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi mendukung rencana pelaksanaan pelatihan relawan dan penggiat anti narkoba oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah di Kabupaten Barito Utara.

Ditemui di Muara Teweh, Jumat 16 Oktober 2026, Rayadi menilai kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang dapat berdampak terhadap kesehatan, keamanan, serta masa depan generasi muda.

“Upaya pencegahan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan aparat penegak hukum. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar edukasi, kewaspadaan, dan kepedulian terhadap bahaya narkoba semakin kuat,” terang Rayadi.

Rayadi menjelaskan, relawan dan penggiat anti narkoba memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendukung pelaksanaan program P4GN. Relawan dapat menjadi pelopor kepedulian dan membantu menyebarluaskan informasi mengenai bahaya narkoba di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Sementara itu, penggiat anti narkoba yang memperoleh pembinaan dan penguatan kapasitas diharapkan mampu menjalankan kegiatan pencegahan secara lebih terarah, termasuk memberikan edukasi, menggerakkan partisipasi masyarakat, serta membantu mengidentifikasi kerawanan di lingkungannya.

Menurutnya, pelatihan yang dilaksanakan BNNP Kalimantan Tengah diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta, tetapi juga mampu membentuk jaringan masyarakat yang aktif dan berkelanjutan dalam mendukung P4GN.

Ia menambahkan, upaya pencegahan perlu melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, lembaga pendidikan, lingkungan kerja, hingga keluarga.

Rayadi juga menekankan pentingnya pendekatan yang mengedepankan edukasi, kepedulian, dan koordinasi dengan pihak berwenang. Apabila masyarakat menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba, penanganannya harus dilakukan melalui mekanisme pelaporan yang tepat dan tidak dengan tindakan main hakim sendiri.

Ia berharap peserta pelatihan nantinya dapat menjadi mitra strategis dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan tangguh terhadap ancaman narkoba.

“Semakin banyak masyarakat yang memiliki pemahaman dan kepedulian terhadap P4GN, semakin besar pula peluang kita membangun lingkungan yang mampu melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” ucap Rayadi.

Melalui sinergi antara BNNP Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, KesbangPol, serta berbagai unsur masyarakat, upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di Barito Utara diharapkan semakin efektif dan berkelanjutan.(FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini