
FAKTA5, MUARA TEWEH – Selama satu bulan lebih peserta pelatihan menjahit pakaian dengan mesin dan operator komputer muda mengikuti pelatihan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) pada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop UKM) Kabupaten Barito Utara.
Kegiatan pelatihan menjahit pakaian dengan mesin dan operator komputer muda resmi berakhir dan ditutup oleh Kepala Disnakertranskop UKM Barito Utara, M Mastur, di aula dinas setempat.
Dalam kegiatan pelatihan tersebut diikuti sebanyak 48 orang peserta yang dibagi dalam tiga kelas. Untuk peserta pelatihan menjahit pakaian dengan mesin diikuti sebanyak 16 orang 1 (satu) kelas dan operator komputer muda 2 kelas sebanyak 32 orang yang dibagi menjadi 2 (dua) kelas, dimana para peserta berasal dari Kecamatan Teweh Tengah, Teweh Timur, Teweh Baru, Teweh Selatan, Lahei, Montallat dan Gunung Timang.
“Percepatan peningkatan pembangunan di segala bidang terus dan terus dilakukan, termasuk percepatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Barito Utara, diantaranya adalah melalui pendidikan dan pelatihan vokasi dan berbasis kompetensi yang dilaksanakan,” kata Kadis Nakertranskop UKM Barito Utara, M Mastur, Sabtu 15 Juni 2024.
Kadis Nakertranskop UKM Barito Utara berharap kepada semua peserta pelatihan untuk tidak hanya berhenti sampai selesainya pelatihan ini saja, tetapi harus selalu terus berusaha untuk meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan kemampuan keterampilan atau skillnya secara profesional dan kompetitif disegala bidang, selaras dengan perkembangan yang begitu cepat pada saat ini.
Mastur juga meminta kepada kaum milenial di daerah ini, agar terus meningkatkan kompetensi pengetahuan, wawasan dan keterampilan dengan demikian diharapkan dapat cepat dan mudah mendapatkan dan menciptakan pekerjaan.
“Yang tentunya akan berdampak kepada peningkatan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan pokok ekonomi keluarga dan penurunan angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Barito Utara,” ucap Mastur.
Sementara itu, Kepala UPTD BLK Barito Utara, Akurnadi mengatakan kegiatan pelatihan menjahit pakaian dengan mesin dan operator komputer muda merupakan merupakan kegiatan pelatihan yang bersumber dana yang berasal dari dana APBN Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas.
“Untuk output kegiatan pelatihan menjahit pakaian dengan mesin agar dapat mengoperasikan menjahit serta dapat membuat baju, rok dan celana. Sedangkan pelatihan operator komputer muda dapat mengoperasikan komputer berupa ketikan word, excel dan powerpoint dalam bentuk buku yang dijilid,” kata dia.(FK)





